CONTOH RAGAM BATIK HIAS FLORA DAN FAUNA TERBAIK DAN TERLENGKAP DENGAN GAMBARNYA

 Ragam Batik Hias Flora dan Fauna lengkap dengan gambarnya


Ragam Flora Hias Batik

Ragam Hias Batik Daun Kecebong
Ragam hias batik ini menggambarkan ragam batik yang menggunakan corak daun kecebong, daun kecebong ini biasanya tumbuhan di wilayah perairan atau lebih tepatnya lagi di wilayah danau.
Bahkan gambar motif diatas tidak hanya menggunakan motif daun kecebong saja tetapi corak batik diatas juga menggunakan corak batik flora yang lainnya.

Ragam Hias batik Bunga
Di Indonesia jenis banyak sekali jenis-jenis bunga yang sangat indah yang dapat menyejukkan mata, maka dari itu bunga dijadikan atau diilustrasikan dengan cara dijadikan motif dimana ada banyak sekali jenis batik yang menggunakan bunga sebagai corak pada kainnya.
Bunga yang digambarkan pada batik juga berbeda-beda sesuai dengan kebutuhan dan kesukaan, inilah yang menjadi alasan mengapa bunga dijadikan sebagai salah satu pola atau motif pada batik-batik yang ada di Indonesia.

Ragam Hias Batik Dedaunan
Daun juga menjadi menarik untuk dijadikan motif pada kain batik, jenis batik yang menggunakan motif bunga juga tidak sedikit. Daun memiliki warna yang hijau dan cerah membuat kesan orang memakai batik yang bercorak daun ini lebih terliaht cerah dan senang.
Batik yang memiliki corak daun lebih cocok jika digunakan acara pesta, karena memiliki warna corak indah yang dapat menyejukkan mata orang yang ada di pesta tersebut. Dan tidak hanya orang yang memakai batik yang bercorak daun saja yang terlihat ceria tetapi orang yang melihat corak batik itu akan menjadi lebih ceria.

Ragam Hias Batik Daun Paku
Buat anda yang masih atau pernah merasakan duduk dikelas 1 SMA pasti anda pernah mempelajari salah satu jenis tumbuhan ini yaitu daun paku. Selain memiliki bentuk yang unik daun paku ini banyak dijadikan banyak penelitian karena banyak memiliki manfaat bagi kesehatan.
Daun paku ini ternyata adalah salah satu daun yang sering dijadikan motif pada batik tertentu, jika anda menggunakan batik yang bercorak daun paku ini maka anda akan terlihat lebih wibawa dan keren. Harga yang ditawarkan untuk batik yang bercorak daun paku ini tidaklah murah.
Ragam Hias Bunga Merah Bercabang Daun
Jika dilihat dengan sesama maka motif batik yang ada di atas tidak seperti ragam hias flora. Gambar batik diatas adalah gambar motif gabungan dari berbagai jenis daun sesuai dengan pembuatnya.
Ragam Hias Batik Berakar
Untuk jenis batik dengan corak yang gambar diatas pasti anda sering melihatnya, atau bahkan anda pernah memakainya, jenis motif yang ada diatas ini sering digunakan untuk sarung atau penutup yang biasanya dipakai oleh ibu-ibu desa-desa disaat sedang santai maupun saat ingin mandi.
Untuk membuat corak ini sangatlah rumit, anda bisa melihatnya diatas betapa rumitnya motif batik jenis ini dengan banyak daun dan akar-akar yang melintang membuat batik ini sulit untuk dibuat atau membutuhkan waktu yang cukup lama.

Ragam Hias Batik Paduan Bunga dan Daun
Ragam hias flora jenis batik yang selanjutnya adalah yang ada digambar diatas, untuk hal ini pengerajin batik tulis harus menggabungkan antara bunga dan dedaunan, sehingga terlihat lebih indah dan ramai.
Bintik-bintik putih yang terdapat dicorak batik ini sengaja agar dapat menampilkan kesan yang sedikit ramai, batik yang bercorak seperti diatas ada banyak sekali orang yang memilikinya.

Ragam Hias Lukisan 16 Cabang
Ini adalah salah satu gambar dari ragam hias flora yang digambar disebuah kertas. Terdapat enam belas cabang pada setiap lingkaran, selain itu cabang yang digunakan juga disesuaikan.
Bukan itu saja, ada di setiap ragam hias enam belas cabang ini, diselingi juga dengan gamabar selingan, sehingga membuat gambar enam belas cabang ini terlihat lebih jelas dan menarik. Kamu coba deh menggambar in di buku gambar kamu.

Ragam Hias Lukisan Bunga
Kamu pastinya pernah melihat gambar diatas bukan? atau kamu pernah membuatnya? gambar bungan merah yang berada di dalam kota ini sangat menarik dan mudah untuk di tiru. kamu bisa menggambar bungan diatas dan melengkapi bagian kosong dengan kreasimu sendiri.

Ragam Hias Lukisan Bunga Naga
Dalam membuat gambar flora diatas memang tidak mudah, tapi kalau kamu bisa membuat polanya terlebih dahulu akan sangat mudah untuk menelesaikannya. terlihat lebih rumit dan keren, kamu juga bisa menggembangkannya lagi.
Ragam Hias Fauna
Kekarangan
Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, kekarangan juga meniru bentuk fauna. Bentuk dasarnya adalah fauna khayalan, bahkan terkadang cenderung abstrak.
Contoh kekarangan fauna adalah karang asti, karang goak, dan karang sae. Masing-masing bentuk kekarangan fauna meniru satu jenis fauna, umumnya bagian kepala suatu fauna, dan terkadang dikombinasikan dengan kekarangan flora.
Karang asti merupakan tiruan bentuk gajah yang dibuat sedemikian rupa indah. Bagian yang ditiru dalam kekarangan asti adalah kepala gajah disertai gading dan mata gajah yang bulat. Karang goak merupakan tiruan kepala burung gagak, terkadang disebut juga sebagai karang manuk karena nampak seperti kepala ayam. Bentuk karang goak biasa dikombinasikan dengan karang simbar. Karang sae meniru bentuk kepala kelelawar beserta tambahan berupa tanduk dan gigi runcing.
Motif Garuda
Menurut sejarah, motif garuda merujuk pada sesuatu yang dianggap memiliki kedudukan paling penting dalam pandangan orang Jawa. Burung garuda muncul dalam cerita naiknya Bhatara Wisnu ke nirwana, dimana burung ini menjadi tunggangan Sang Dewa.
Karena Bhatara Wisnu adalah dewa matahari, maka burung garuda selaku tunggangannya juga dianggap sebagai lambang matahari. Selain lambang matahari, burung garuda juga dianggap sebagai simbol kejantanan.
Motif garuda dapat dikatakan sebagai yang paling sederhana, karena tidak terlalu banyak variasinya. Motif ini terdiri dari bagian ekor, dua sayap, dan ditengahnya terdapat badan burung garuda. Karena pentingnya lambang garuda ini, maka bentuknya diadopsi dalam bentuk motif kain batik.

Motif Naga Asoq
Motif naga asoq merupakan motif tradisional suku Dayak Bahau di Kalimantan. Motif ini adalah perpaduan dari bentuk naga dan anjing. Bagian kepala dari motif ini meniru kepala naga, sedangkan badannya adalah badan anjing. Kata asoq sendiri merupakan sebutan suku Dayak Bahau untuk anjing. Naga asoq merupakan kepercayaan yang dianut oleh suku Dayak Bahau.
Motif naga asoq biasa dibuat suku Dayak Bahau pada pintu rumah mereka, yaitu rumah lamin. Naga asoq dipercaya untuk menolak kejahatan, sedangkan ragam hiasnya dipercaya sebagai penyelamat atau penunjuk jalan menuju alam setelah kematian. Motif naga asoq dikondisikan seperti sedang berenang; hal ini sebagai bentuk penghormatan suku Dayak Bahau terhadap sungai, yang dianggap telah memberi kehidupan pada suku ini.

Ornamen gurda
Gurda berasal dari kata garuda. Garuda merupakan burung besar yang dalam pandangan masyarakat Jawa, burung garuda mempunyai kedudukan yang sangat penting. Bentuk ornamen gurda ini terdiri dari dua buah sayap (lar) dan di tengahnya terdapat badan dan ekor. Garuda merupakan tunggangan Batara Wisnu yang dikenal sebagai Dewa Matahari. Garuda menjadi tunggangan Batara Wisnu dan dijadikan sebagai lambang matahari. Oleh masyarakat Jawa, garuda merupakan simbol mahkota/kekuasaan, kejantanan.

Ragam Hias Naga
Naga adalah makhluk khayalan berupa ular besar yang mempunyai kekuatan luar biasa dan sakti. Sebagai ornamen naga digambarkan dengan bentuk seperti kepala raksasa dengan mahkota, kadang bersayap, kadang bersayap dan berkaki.

Ragam Hias Binatang (berkaki empat)
Binatang (berkaki empat). Binatang yang sering digunakan sebagai ornamen adalah lembu, kijang, gajah, singa atau harimau, dan digambarkan secara unik misalnya gajah bersayap atau mempunyai ekor berbunga.

Ragam Hias Kupu-kupu
Kupu-kupu. Ornamen ini biasanya digambarkan dengan sayap terkembang dari atas, dan biasanya terdapat pada golongan motif Semen dan Ceplok .

Ragam Hias Fauna Naga
Naga merupakan makhluk mitologi khayalan yang berupa ular besar serta memiliki kekuatan luar biasa dan sakti. Kebanyakan ornamen naga yang digambarkan berupa bentuk seperti kepala raksasa dengan mahkota, terkadang bersayap, dan takjarang juga ada yang bersayap dan berkaki.

Ragam Hias Gajah
Binatang berkaki empat disini yang sering dipakai sebagai gambar adalah lembu, kijang, gajah, singa atau harimau, yang digambarkan secara unik misalnya gajah bersayap atau mempunyai ekor berbunga.

Ragam Hias Fauna Burung
Ada tiga macam ornamen burung yang sering diapakai dalam ragam hias. Contohnya yaitu yaitu burung merak, burung phoenix, yang terakhir adalah burung aneh atau burung khayalan. ornamen burung juga digunakan sebagai ornamen pengisi selain ornamen pokok

SUMBER : 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar