CONTOH MAKALAH EKONOMI KOMANDO TERLENGKAP

Makalah Ekonomi Komando






BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

Sistem Ekonomi Komando adalah bisa juga disebut sebagai Sistem Ekonomi terpusat adalah sebuah Sistem Ekonomi dimana peran utama dalam pengendalian ekonomi dipegang oleh Pemerintah secara dominan. Ini berarti bahwa Pemerintah yang menentukan jenis barang dan jasa apa yang akan diproduksi, menggunakan metode atau cara apa barang dan jasa tersebut akan dibuat sampai siapa yang komsumsi barang dan jasa tersebut. Sehingga dalam Sistem Ekonomi Komando ini Pemerintah akan lebih mudah mengendalikan inflasi, masalah pengangguran serta masalah ekonomi lainnya.

Dalam Sistem Ekonomi Komando ini Pemerintah menguasai semua alat dan sumber-sumber daya sehingga hak milik perorangan tidak diakui, tidak ada individu atau Kelompok yang dapat berusaha dengan bebas dalam kegiatan perekonomian karena semua kebijakan perekonomian diatur sepenuhnya oleh Pemerintah. Sehingga dapat dikatakan bahwa kelemahan dari Sitem Ekonomi Komando adalah matinya inisiatif individu untuk maju karena sering terjadi monopoli yang merugikan masyarakat sehingga masyarakat tidak memliki kebebasan dalam memilih serta mengolah sumber daya.

Pembahasan tentang ekonomi dan permasalahannya, seperti tidak akan lekang dimakan zaman. Entah itu, dalam tingkat yang paling sederhana ekonomi rumahtangga, ataupun dalam tataran yang lebih luas, dalam konteks ekonomi negara misalnya. Sifat dasar manusia yang ingin selalu memenuhi kebutuhannya, semakin menambah ruang lingkup pembahasan itu semakin luas. Pembahasan masalah ekonomi berkembang menjadi pembahasan permasalahan manusia itu sendiri. Dengan kebutuhan yang tidak pernah habis manusia dibuat menjadi sibuk. Kenyataan inilah yang membuat manusia diliputi masalah-masalah ekonomi.

Perekonomian dunia yang sangat mempengaruhi kehidupan manusia, memiliki cerita sejarah yang panjang. Deretan-deretan tulisan yang menerangkannya pun tak akan habis dibaca, selalu ada bagian-bagian tertentu yang masih tersisa untuk dibuka dan dipahami.
Sistem perkonomian adalah sistem yang digunakan oleh suatu negara dalam memecahkan berbagai permasalahan ekonomi yang dialami oleh negara tersebut, misalnya pengaloka-sian sumber daya yang dimilikinya, pelaksanaan produksi, distribusi dan konsumsi  baik kepada individu maupun organisasi di negara tersebut. Perbedaan yang mendasar antara sebuah sistem ekonomi dengan sistem ekonomi lainnya adalah bagaimana cara sistem itu mengatur faktor produksinya. Dalam beberapa sistem, seorang individu boleh memiliki semua faktor produksi. Sementara dalam sistem lainnya, semua faktor tersebut di pegang oleh pemerintah. Kebanyakan sistem ekonomi di dunia berada di antara dua sistem ekstrim tersebut.

B. RUMUSAN MASALAH
1) Apa Itu Sistem Ekonomi Komando ( Terpusat ) ?
2) Apa Saja Ciri-Ciri Sistem Ekonomi Komando ?
3) Apa Saja Kelebihan Sistem Ekonomi Komando ?
4) Apa Saja Kekurangan Sistem Ekonomi Komando ?
5) Bagaimana Penerapan Sistem Ekonomi Komando ?

C. TUJUAN PEMBUATAN
1) Pengertian Sistem Ekonomi Komando ( Terpusat )
2) Ciri-Ciri Sistem Ekonomi Komando
3) Kelebihan Sistem Ekonomi Komando
4) Kekurangan Sistem Ekonomi Komando
5) Penerapan Sistem Ekonomi Komando

BAB II
PEMBAHASAN

Sistem ekonomi adalah suatu cara untuk mengatur dan mengorganisasi segala aktivitas ekonomi dalam masyarakat baik yang dilakukan oleh pemerintah atau swasta berdasarkan prinsip tertentu dalam rangka mencapai kemakmuran atau kesejahteraan.
Menurut Gilarso (1992:486) sistem ekonomi adalah keseluruhan tata cara untuk mengoordinasikan perilaku masyarakat (para konsumen, produsen, pemerintah, bank, dan sebagainya) dalam menjalankan kegiatan ekonomi (produksi, distribusi, konsumsi, investasi, dan sebagainya) sehingga menjadi satu kesatuan yang teratur dan dinamis, dan kekacauan dapat dihindari.

A.     Pengertian Sistem Ekonomi Terpusat
Sistem ekonomi terpusat memiliki banyak sebutan dalam literature pendidikan di Indonesia. Beberapa sebutan lain untuk sistem ekonomi terpusat adalah sistem ekonomi komando atau sistem ekonomi sosialis atau terpimpin. Untuk lebih terarah, pada pada tulisan ini kita menggunakan istilah sistem ekonomi terpusat saja.

Sistem ekonomi terpusat atau sistem ekonomi komando dikenal juga dengan istilah sistem ekonomi terpimpin.  Istilah lain dari sistem ekonomi terpusat adalah sistem ekonomi sosialis.

Sistem ekonomi terpusat adalah sistem ekonomi di mana seluruh kebijakan perekonomian ditentukan oleh pemerintah sedangkan masyarakat hanya menjalankan peraturan yang ditentukan. Sistem ekonomi ini berdasar pada teori yang dikemukakan oleh Karl Marx dalam bukunya yang berjudul 'Das Kapital' tahun 1867. Jadi sistem ini lebih bersifat memerintah, karena campur tangan pemerintah di bidang ekonomi melakukan pembatasan-pembatasan atas kegiatan yang dilakukan oleh masyarakat.

Beberapa pendapat para ahli yang terkait dengan sistem ekonomi antara lain:
a.    Chester A Bemand mengatakan bahwa : "Sistem ekonomi adalah suatu kesatuan yang terpadu yang secara kolestik yang di dalamnya ada bagian-bagian dan masing-masing bagian itu memiliki ciri dan batas tersendir"

b.    Dumatry (1996) mengatakan bahwa :"Sistem ekonomi adalah suatu sistem yang mengatur serta menjalin hubungan ekonomi antar manusia dengan seperangkat kelembagaan dalam suatu ketahanan".

c.     Gregory Grossman and M. Manu mengatakan bahwa :"Sistem ekonomi adalah sekumpulan komponen-komponen atau unsur-unsur yang terdiri dari atas unit-unit dan agen-agen ekonomi, serta lembaga-lembaga ekonomi yang bukan saja saling berhubungan dan berinteraksi melainkan juga sampai tingkat tertentu yang saling menopang dan mempengaruhi."

Karl Marx adalah seorang sosiolog yang menghasilkan pandangan komunisme marxisme. Menurut pandangan Marx, fungsi-fungsi produksi akan lebih efisien jika direncanakan dan dikendalikan oleh pemerintah pusat.

Sistem ekonomi terpusat diartikan sebagai suatu sistem dengan kendali yang ketat berada di pihak pemerintahan dalam menentukan kepemilikan bisnis, laba, dan alokasi sumber daya untuk mencapai tujuan yang telah ditentukan.

Pada sistem ekonomi terpusat, pemerintah memiliki peran yang sangat tinggi dalam kegiatan perekonomian. Segala hal diatur oleh pemerintah dan pemerintah mengendalikan seluruh masalah-masalah ekonomi, mulai dari inflasi hingga masalah pengangguran.

Pada umumnya kita mengenal Karl Marx sebagai pencetus sistem ekonomi terpusat ini. Akan tetapi, dalam sejarah Indonesia, kita tahu bahwa VOC pernah menerapkan sistem ini ketika Indonesia masih merupakan negara koloni Belanda.

Sistem ekonomi terpusat termasuk dalam bentuk sistem ekonomi terencana, dan disebut juga sebagai sistem ekonomi sentral atau komando. Sistem ekonomi terpusat adalah suatu sistem ekonomi yang kegiatannya berpusat, diatur dan diawasi oleh pemerintah. Dalam sistem ekonomi ini, pemerintah memiliki hak penuh untuk mengorganisir faktor produksi dan alokasi hasil produksi dalam suatu negara.

Sistem ekonomi terpusat berpaham sosialis-komunis yang merupakan wujud pemikiranKarl Marx (1818-1883). Namun terdapat sumber yang mengatakan bahwa Vereenigde Oostindische Compagnie (VOC) telah menggunakan sistem ekonomi terpusat sebelum Karl Marx mencetuskannya.

Pendapat Karl Marx yang mendasari prinsip sistem ekonomi terpusat ini, mengatakan bahwa jika kepemilikan pribadi dihapus maka tidak akan terdapat kelas-kelas pada masyarakat sehingga akan menguntungkan semua pihak. Sesuai dengan pemikiran Karl Marx tersebut, sistem ini memiliki tujuan agar kemakmuran masyarakat tercapai secara merata dan tidak terjadi kesenjangan serta penindasan ekonomi oleh pihak-pihak tertentu.

B.       Ciri-Ciri Sistem Ekonomi Komando
Dalam sistem ekonomi komando ini pemerintah menguasai semua alat dan sumber-sumber daya sehingga hak milik perorangan tidak diakui. Tidak ada individu atau kelompok yang dapat berusaha dengan bebas dalam kegiatan perekonomian karena semua kebijakan perekonomian diatur sepenuhnya oleh pemerintah. Sehingga bisa dibilang bahwa kelemahan dari sistem ekonomi komando ini adalah matinya inisiatif idividu untuk maju karena sering terjadinya monopoli yang merugikan masyarakat sehingga masyarakat tidak memiliki kebebasan dalam memilih serta mengolah sumber daya.

Ciri-Ciri sistem ekonomi komando adalah sebagai berikut:
ᄋ         Segala kegiatan perekonomian diatur oleh pemerintah
ᄋ         Kebijakan perekonomian diatur sepenuhnya oleh pemerintah (central planning)
ᄋ         Semua alat dan suber daya produksi dimiliki dan dikuasai oleh pemerintah
ᄋ         Hak milik perorangan tidak diakui
ᄋ         Segala kebijakan pemerintah atau penguasa harus dilakukan oleh rakyat
ᄋ         Pemerintah bersifat paternalisme
ᄋ         Masyarakat tidak dapat menentukan jenis pekerjaan yang diinginkan
ᄋ         Pemerintah pusat bertanggung jawab sepenuhnya terhadap jalannya perekonomian.
ᄋ         Tidak ada pihak swasta yang melakukan kegiatan ekonomi

C.      Kelebihan Sistem Ekonomi Komando
Dari ringkasan diatas, dapat ditemukan kelebihan/kebaikan dari sistem ekonomi komando adalah sebagai berikut :..
ᄋ         Pengangguran dapat dieliminasi
ᄋ         Pemerintah bertanggung jawab penuh dalama perekonomian
ᄋ         Relatif mudah melakukan pemerataan terhadap pendapatan dan pengendalian harga
ᄋ         Relatif mudah menentukan melaksanakan produksi dan distribusi barang
ᄋ         Tidak ada kesenjangan setiap anggota masyarakat misalnya si kaya dan si miskin
ᄋ         Kemakmuran bagi masyarakat terjamin
ᄋ         Pasar barang yang ada dalam negeri berjalan lancar
ᄋ         Pemerintah dapat turun campur dalam penentuan harga
ᄋ         Pemerintah mudah dalam mengendalikan terjadinya inflasi
ᄋ         Pengendalian dan pengawasan dalam perekonomian lebih mudah dilakukan
ᄋ         Mudah melakukan distribusi dalam pendapatan


D.      Kekurangan Sistem Ekonomi Komando
Dari ringkasan diatas, dapat ditemukan kekurangan/kelemahan dari sistem ekonomi komando adalah sebagai berikut....
ᄋ         Kurang menghargai dan memperhatikan karya cipta pribadi atau perseorangan. Setiap orang dapat menerima dan menjalankan semua keputusan yang diambil oleh pemerintah, tanpa mempersoalkan apakah orang setuju atau tidak.
ᄋ         Pemerintah pada prakteknya kesulitan untuk menghitung semua kebutuhan masyarakat dan besarnya biaya kegiatan produksi secara sentral, karena dalam di keseluruhan masalah perekonomian sebenarnya sangat kompleks
ᄋ         Konsumen tidak selalu memperoleh barang dan jasa yang sesuai dengan keinginan. Pemerintah memutuskan apa yang harus diproduksi, dan belum tentu sama di inginkan oleh masyarakat.
ᄋ         Sering terjadinya monopoli yang merugikan masyarakat.
ᄋ         Tidak ada kebebasan dalam berusaha.
ᄋ         Kemajuan ekonomi lambat
ᄋ         Kebaikan sistem tersebut tergantung dari kualitas dalam pemerintah itu sendiri.

E. Penerapan Sistem Ekonomi Komando
Sistem ekonomi komando cenderung diterapkan di negara-negara yang menganut ideologi komunis atau sosialis. Walaupun dalam kenyataannya tidak ada satu negara pun di dunia ini yang menganut dan melaksanakan sistem ekonomi komando secara murni. Contoh dari negara-negara yang menganut sistem ekonomi komando ini adalah Kuba, Uni Sovyet, negara-negara Eropa Timur sebelum era 1990-an dan China pada masa pemerintahan Mao Zedong.

Negara yang menerapkan sistem ekonomi terpusat adalah negara-negara yang menganut paham sosialis dan komunis. Seperti : Uni Soviet (sekarang Rusia) dan beberapa negara Eropa Timur yang memakai sistem ekonomi terpusat hingga akhir abad 20. Saat ini, hanya Korea Utara, Kuba, Republik Rakyat Cina (RRC) dan Vietnam yang masih menggunakan sistem ekonomi terpusat ini. Namun negara-negara itu pun tidak lagi sepenuhnya mengatur faktor produksi. Misalnya Cina yang mulai longgar dalam peraturan dan memperbolehkan perusahaan swasta untuk mengontrol dan mengelola faktor modal serta faktor produksinya sendiri.

Contoh Sistem Ekonomi Terpusat dan Elemen Penting Didalamnya
Ekonomi terencana terpusat adalah ekonomi di mana keputusan tentang apa yang harus diproduksi, cara memproduksi dan untuk siapa diambil oleh pemerintah dalam birokrasi yang dikelola secara terpusat. Dengan sistem politik-ekonomi di mana masyarakat dunia mencari nafkah dapat dibagi menjadi ekonomi terpusat atau berganda seperti negara yang menganut sistem ekonomi kapitalis. Dalam pertama dari dua kelas besar ini semua produksi diarahkan oleh otoritas pusat yang terdiri dari, atau memperoleh kekuasaannya dari, pemimpin, dewan tua-tua, raja, atau dalam kasus negara-negara komunis sebagai staf politik di bawah over-all komando seorang diktator.

Ini dipahami oleh kaum sosialis bahwa sebuah otoritas yang mengarahkan ekonomi terpusat dapat memperoleh kekuasaannya dari majelis terpilih, namun dalam praktiknya, demokrasi dan ekonomi terpusat jarang ada. Karakteristik utama dari ekonomi terpusat adalah bahwa semua kegiatan ekonomi diarahkan atau direncanakan oleh otoritas pusat sehingga masyarakat dikenai kontrol hierarkis. Setiap orang memiliki atasan yang harus dia patuhi. 

Contoh paling menonjol dari ekonomi terpusat adalah:

1. Komunisme Primitif
Ini adalah sistem yang pernah ada di antara semua orang dan masih bertahan di banyak negara tidak beradab. Semua produksi dalam tingkat masyarakat ini berada di bawah arahan kepala atau dewan tetua. Tidak ada tanggung jawab individu.

2. Sistem Feudal
Sistem di mana tanah, satu-satunya alat produksi yang penting, diadakan atas nama raja, yang menunjuk orang-orang yang kuat untuk memastikan bahwa itu menghasilkan pasokan dan memerangi manusia. Tanah itu sendiri biasanya bekerja di bawah beberapa bentuk kontrol komunal di bawah arahan badan-badan seperti istana bangsawan. Tanggung jawab individu adalah yang paling mendasar.

3. Negara-Negara Kolektif
Contohnya seperti Nazi Jerman dan Italia fasis. Di sini hierarki kontrol sepenuhnya terbukti, tetapi meskipun semua produksi diarahkan dan semua modal dikendalikan oleh negara, kepemilikan legal properti secara hukum tetap berada di tangan individu yang menerima bagian dari hasil penjualannya, biasanya, untuk proses yang Lord Keynes digambarkan sebagai "euthanasia dari si renten."

4. Negara Sosialis atau Komunis
Di sini kontrol properti dan arah produksi sama dengan di negara Nazi atau fasis, tetapi pemilik individu telah dilikuidasi dan hartanya disita.

Dalam dua bentuk terakhir dari ekonomi terpusat ini, arah produksi selalu diserahkan ke tangan seorang diktator yang menunjuk para perencana untuk mengelola ekonomi yang tunduk pada kendalinya di mana pertimbangan politik memainkan peranan yang menentukan. Tidak ada yang baru di ekonomi terpusat ini. Mereka, dan sistem hierarkis yang dikendalikannya, telah dikenal selama berabad-abad. Penundukan individu terhadap naluri buta kelompok, yang merupakan karakteristik luar biasa mereka, dapat dikatakan sebagai kondisi alami manusia sebelum ia melatih dirinya sendiri untuk peradaban. Bahwa beberapa dari ekonomi terpusat ini memanfaatkan dan bahkan mengembangkan produk modern kapitalisme tidak dapat mengubah fakta ini seperti kelebihan dan kekurangan ekonomi kapitalis.

Ekonomi terpusat masih memiliki daya tarik yang sangat besar bagi banyak orang. Ini membebaskan mereka dari tanggung jawab atas perilaku hidup mereka sendiri selama mereka mematuhi ide dan emosi kolektif yang berlaku. Dalam kesengsaraan dan perang, jumlah pria yang terus meningkat akan selalu kembali ke sana. Ini sampai batas tertentu menjelaskan penerimaan mudah Nazisme dan fasisme di negara-negara yang relatif beradab seperti Jerman dan Italia. Sebagian besar ideologi kolektif modern muncul dari keinginan naluriah untuk dijaga oleh otoritas yang lebih tinggi. Naluri ini terletak laten di sebagian besar dari kita sebagai hasil dari latar belakang kita berabad-abad komunisme kesukuan. Itu hanya bisa diatasi dengan keyakinan kuat dalam filsafat atau agama.



BAB III
PENUTUP
Kesimpulan

Dalam Sitem Ekonomi Komando ini peran individu diatur sepenuhnya oleh Pemerintah, sehingga peranan perencanaan ekonomi oleh negara dalam mengatur perekonomian sangat penting. Peranan pasar sebagai alat alokasi sumber daya ekonomi digantikan oleh cara pengesahan dan ratioming karena penguasaan aset ekonomi merupakan kepemilikan bersama dalam Sitem Ekonomi Komando ini. Sehingga Pemerintah dapat dengan mudah mengawasi kegiatan perekonomian yang ada serta memudahkan negara dapat bertanggung jawab secara penuh terhadap kegiatan perekonomian. Sehingga pemerataan pendapatan antar lapisan masyarakat dapat terjamin.






DAFTAR PUSTAKA
https://dosenekonomi.com/ilmu-ekonomi/negara-yang-menganut-sistem-ekonomi-terpusat
http://www.ensikloblogia.com/2017/06/pengertian-sistem-ekonomi-terpusat-ciri.html
https://dosenekonomi.com/ilmu-ekonomi/ekonomi-makro/4-contoh-sistem-ekonomi-terpusat-dan-elemen-penting-didalamnya
http://mail-chaozkhakycostikcomunity.blogspot.com/2014/09/makalah-ekonomi-sistem-ekonomi-komando.html
https://agueslc.blogspot.com/2014/08/makalah-sistem-ekonomi-komando.html
https://agueslc.blogspot.com/2014/08/makalah-sistem-ekonomi-komando.html
https://dasalukman21.blogspot.com/2017/01/contoh-makalah-sistem-ekonomi.html
http://batumartaclicker.blogspot.com/2017/08/sistem-ekonomi-komando.html

Tidak ada komentar:

Posting Komentar