KANDUNGAN LISTRIK PADA BUAH TERLENGKAP

                                                  Kandungan Listrik pada Buah



Pendahuluan

 Tahukah Anda, ada beberapa jenis buah-buahan yang bisa digunakan untuk mengisi daya smartphone? Beberapa jenis buah tersebut di antaranya adalah jeruk lemon, pisang, dan apel.

Tujuan

 Pada elektrolit, elektron mengalir dibawa oleh ion-ion, sedangkan yang dapat menghasilkan ion antara lain asam, basa dan garam. Asam terdiri atas asam kuat banyak menghasilkan banyak ion sedangkan asam lemah menghasilkan sedikit ion dimana semakin asam suatu larutan maka makin kecil nilai pH-nya demikian pula semakin lemah tingkat keasaman suatu larutan maka pH-nya makin besar.

Dengan demikian apabila suatu larutan konduktor elektolit memiliki tingkat keasaman yang tinggi (pH kecil) maka semakin banyak ion yang dihasilkan sehingga arus listrik yang dihasilkan juga semakin besar dan akibatnya konduktivitas larutan elektrolit tersebut juga semakin besar.

Semakin tinggi tingkat keasaman dari buah, maka semakin baik dalam menghantarkan arus listrik dan juga semakin besar energi listrik yang akan dihasilkan. Seiring meningkatnya tarif listrik di tambah lagi masih ada warga indonesia di daerah pedalaman yang belum tersentuh listrik, maka perlu dilakukan pengembangan sumber energi listrik alternatif yang mudah dan murah yaitu salah satunya dengan memanfaatkan jeruk sebagai sumber energi listrik, atau bisa juga dengan buah-buah yang lainnya seperti belimbing wuluh,kentang, kulit pisang dll.

Bahan dan metode 

Kentang (Solanum tuberosum) adalah salah satu jenis umbi-umbian yang kaya akan karbohidrat. Selain itu, setelah diteliti lebih dalam lagi ternyata kentang merupakan salah satu larutan elektrolit. Larutan elektrolit adalah larutan yang dapat menghantarkan arus listrik. Adanya listrik pada kentang dapat diamati dari bergeraknya jarum voltmeter dan menyalanya lampu LED (Light Emitting Diode) ketika dihubungkan pada kentang dengan menggunakan prinsip sel Volta dan dirangkai secara seri.

Sel Volta merupakan suatu jenis sel elektrokimia yang dapat menghasilkan listrik. Pada sel Volta terdapat dua istilah yaitu elektrolit dan elektrode. Dimana suatu elektrolit tidak dapat menghantarkan arus listrik jika tidak dihubungkan dengan suatu elektrode. Pada sel Volta terdapat dua elektrode yaitu katode (kutub positif) dan anode (kutub negatif). Adanya kandungan listrik pada kentang karena kentang mengandung garam dan air.

Suatu garam apabila bereaksi dengan air akan menjadi larutan garam yang dapat menghasilkan listrik atau disebut dengan larutan elektrolit.

Kata kunci: Kentang, Larutan Elektrolit, Listrik, Sel Volta dan Garam.

Data = Telah dilakukan penelitian untuk

(1) Mengetahui nilai pH pada buah jeruk dan mangga

(2) Mengetahui kuat arus pada buah jeruk dan mangga dan

 (3) Mengetahui hubungan kuat arus listrik dengan keasaman buah jeruk dan mangga.


Pada penelitian ini elektroda yang digunakan adalah tembaga (Cu) sebagai katoda dan seng (Zn) sebagai anoda.

Bentuk elektroda adalah lempengan dengan ukuran 3 cm x 2,5 cm. Buah yang digunakan pada penelitian ini adalah buah jeruk nipis, jeruk pontianak, jeruk keprok, mangga arumanis, mangga sengir, dan mangga manalagi.

Pengambilan data diambil dari larutan buah jeruk dan mangga masing-masing dengan volume 10 ml. Larutan jeruk dan mangga digunakan sebagai larutan elektrolit. Kemudian larutan tersebut diletakkan pada wadah yang   telah disediakan, diukur keasaman buah dengan menggunakan pH meter. Dalam pengukuran kuat arus larutan elektrolit dihubungkan dengan ampermeter dengan elektroda Cu dan Zn sebagai penghubungnya.


KESIMPULAN 

 Hasil pembahasan pada makalah ini menunjukkan bahwa (1) Buah jeruk memiliki nilai pH yang lebih kecil dibandingkan buah mangga sedangkan nilai kuat arus buah jeruk lebih besar dibandingkan buah mangga (2) Secara berurutan larutan buah yang memiliki nilai rata-rata pH dari yang terkecil sampai yang tebesar adalah jeruk nipis (2,39 ; 1,22 mA), jeruk pontianak (2,65 ; 0,93 mA), jeruk keprok (3,43 ; 0,67 mA), mangga arumanis
(4,36 ; 0,26 mA), mangga manalagi (4,40 ; 0,20 mA), dan mangga sengir (4,77 ; 0,04 mA) dan (3) Hubungan kuat arus listrik dengan keasaman buah jeruk dan mangga adalah berbanding terbalik, artinya semakin asam (semakin kecil nilai pH) maka kuat arus listrik larutan tersebut semakin besar dan sebaliknya semakin besar nilai pH maka semakin kecil nilai kuat arus listrik larutan tersebut.

Rujukan :
https://www.google.com/search?client=firefox-b-d&q=kandungan+listrik+pada+buah
https://brainly.co.id/tugas/23333653
https://brainly.co.id/tugas/16982572

Tidak ada komentar:

Posting Komentar